FIFA Didesak Cabut Piala Dunia 2026 dari AS
Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) didesak untuk mencabut status Amerika Serikat sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026. Desakan ini muncul akibat berbagai alasan, termasuk protes terhadap konflik di Gaza dan kekhawatiran akan kelayakan stadion di Amerika Serikat.
Pada Agustus 2025, mantan bintang Timnas Mesir, Mohamed Aboutrika, menyampaikan desakannya ketika menjadi analis pada laga Community Shield antara Crystal Palace vs Liverpool di Stadion Wembley. Aboutrika menyatakan bahwa FIFA dan UEFA harus mengambil tindakan nyata, bukan sekadar mengeluarkan pernyataan. Ia juga menyoroti jumlah korban jiwa yang tinggi di Palestina, termasuk di antaranya para atlet dan pesepak bola, serta kerusakan fasilitas olahraga.
Kritik juga dilontarkan terhadap Amerika Serikat, dengan tudingan bahwa negara tersebut bertanggung jawab atas korban jiwa yang mencapai 60.000 orang sejak Oktober 2023. Aboutrika mendesak agar Amerika Serikat dicoret dari daftar tuan rumah Piala Dunia 2026, mengingat negara itu dijadwalkan menggelar 16 pertandingan, termasuk partai final, bersama Kanada dan Meksiko.
Desakan untuk mencabut status tuan rumah Amerika Serikat juga didasari oleh kekhawatiran akan kelayakan stadion. Beberapa netizen menyatakan bahwa stadion-stadion di Amerika Serikat sudah tua dan tidak memadai untuk sebuah turnamen akbar seperti Piala Dunia. Mereka merujuk pada pengalaman Copa America 2024 yang diwarnai kericuhan jelang pertandingan final antara Argentina vs Kolombia, di mana banyak fans yang tidak memiliki tiket memaksa masuk ke stadion, menciptakan situasi yang tidak kondusif.
Pada Juni 2022, FIFA mengumumkan 16 kota tuan rumah untuk Piala Dunia 2026, yang dipisahkan menjadi tiga wilayah geografis. Dari jumlah tersebut, 11 kota terletak di Amerika Serikat, termasuk Seattle, San Francisco, Los Angeles, Kota Kansas, Dallas, Houston, Atlanta, dan lainnya. Kanada dan Meksiko masing-masing memiliki dua dan tiga kota tuan rumah.
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi ke-23 turnamen sepak bola internasional empat tahunan ini. Turnamen ini dijadwalkan diselenggarakan dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan untuk pertama kalinya akan diadakan di tiga negara sekaligus, dengan Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat sebagai tuan rumah bersama. Edisi ini juga akan memiliki 48 tim peserta pada putaran final, meningkat dari 32 tim pada edisi sebelumnya.
Setelah pemilihan tuan rumah pada Juni 2018, Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat dipilih sebagai tuan rumah, mengalahkan penawaran dari Maroko. Pemungutan suara menunjukkan Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat memperoleh 134 suara sah, sedangkan Maroko meraih 65 suara.
Dengan berbagai desakan dan dinamika yang terus berkembang, nasib Amerika Serikat sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 masih menjadi sorotan.
Sumber: Bola.com, Okezone Bola, iNews.id, Dailysports.id, Wikipedia Bahasa Indonesia
Posting Komentar untuk "FIFA Didesak Cabut Piala Dunia 2026 dari AS"